Showing posts with label Cinta Harus Memiliki. Show all posts
Showing posts with label Cinta Harus Memiliki. Show all posts

Thursday, 17 November 2011

Cinta Yang Tak Masuk Akal


Seorang ayah pergi merantau ke luar negara untuk mencari rezeki meninggalkan seorang isteri dan tiga orang anak. Dia seorang yang penyayang dan sangat dikasihi dan dihormati pula oleh ahli keluarganya.

Setelah keadaannya di rantau orang agak stabil, dia menghantar surat pertama kepada keluarganya. Mereka sangat gembira menerima surat yang sungguh bermakna dari seorang ayah yang sangat dikasihi dan disayangi. Sampul surat itu ditenung berulang kali. Masing-masing memeluk dan mengucup surat tersebut bagai tidak mahu dilepaskan. Kemudian surat yang berharga itu disimpan di dalam pembalut sutera yang indah. Sekali sekala surat itu dikeluarkan dari pembalutnya untuk dibersihkan daripada debu dan habuk. Kemudian meletakkan kembali di dalam pembalutnya.

Kemudian tiba pula surat kedua, ketiga dan seterusnya. Semuanya disimpan dan dijaga rapi seperti surat pertama.

Beberapa tahun berlalu…

Tibalah masa untuk si ayah pulang menemui keluarga tercinta. Alangkah terkejutnya dia apabila mendapati tiada seorangpun yang tinggal kecuali anak bongsunya. Dengan cemas dia bertanya:

- Mana ibumu?

- Ibu ditimpa sakit yang amat teruk. Kami tidak ada wang untuk membiayai rawatannya sehingga akhirnya dia meninggal dunia.
- Kenapa begitu? Apakah kamu tidak membuka suratku yang pertama? Di dalamnya terkandung sejumlah wang yang banyak untuk perbelanjaan kamu?

- Tidak!

- Di mana pula abangmu?

- Dia telah terpengaruh dengan kawan-kawan sebaya yang jahat. Selepas kematian ibu, tidak ada siapa yang mampu menasihatinya. Sekarang dia sudah jadi sebahagian daripada mereka.

- (Ayah semakin hairan) Kenapa begitu? Aku telah tulis dengan panjang lebar menasihati kamu agar berhati-hati memilih kawan. Jangan berkawan dengan orang jahat kerana lama kelamaan kita juga akan jadi jahat! Aku juga meminta agar abangmu itu mengikut aku di rantau orang. Apakah kamu tidak membaca suratku?

- Tidak!

- لا حول ولا قوة إلا بالله

- Kakakmu di mana?

- Dia pernah tulis surat kepada ayah meminta nasihat tentang seorang pemuda yang melamarnya. Sekarang dia telah berkawin dengan pemuda itu. Tapi malangnya dia tidak bahagia. Hidupnya menderita didera sepanjang masa lahir dan batin.

- Bukankah aku telah jawab surat itu menasihatinya agar jangan terima lamaran pemuda itu? Aku telah ingatkan, jangan pillih pasangan berdasarkan harta dan kedudukan. Tapi pilihlah berdasarkan agama, akhlak dan keturunan! Kamu tidak baca semua surat-suratku?

- Tidak! Kami simpan surat-surat ayah di dalam pembalut sutera yang cantik, kami usap dan cium surat itu sebagai tanda sayang dan rindu kami kepada ayah! Tetapi kami tidak membacanya…

Tidak ada siapa yang percaya akan kebenaran cerita ini. Mungkin ada yang akan berkata ia tidak masuk akal sama sekali!

Namun sedarkah kita bahawa inilah kisah benar. Kisah yang tak masuk akal inilah yang berlaku dalam kehidupan umat Islam hari ini?

Kita menerima SURAT dari Yang Maha Mengetahui, Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Memerhati lagi Maha Bijaksana. SURAT yang mengandungi panduan, ajaran serta petunjuk dalam segenap bidang kehidupan. Tetapi sejauh mana kita membaca, memahami dan mengikuti panduan yang diberi?

Maka jadilah apa yang terjadi! Umat Islam mati dibunuh saban hari, di sana sini. Jenayah meningkat, keruntuhan akhlak mencemaskan di semua peringkat, wanita-wanita didera dan diperkosa tanpa mengira tua atau muda, bayi-bayi yang tidak berdosa dibuang merata-rata, dan bermacam-macam kejahatan, maksiat dan kemungkaran yang menjijikkan.

Semuanya berpunca daripada tidak membaca dan mengambil pengajaran daripada SURAT yang dikirim oleh Pencipta Yang Maha Esa Yang Amat Sayang kepada makhluk-Nya!



"Demi MASA! Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian, kecuali
(1) orang-orang yang beriman,
(2) dan yang beramal soleh
(3) dan yang berpesan2 pada kebenaran
(4) dan yang berpesan2 pada kesabaran".
~Surah Al-'Asr.

Tuesday, 15 November 2011

Song for the Day ~~ Cinta Harus Memiliki - Anuar Zain




Sejauh ku berlari
Meninggalkan dirimu
Masih bayangmu yang menawan

Sekuat ku mencoba
Melupakanmu kasih
Lalu Mengapa ku tak sanggup

Pre Chorus:
Adakah waktu tak berpihak
Atau memang sudah jalannya
Untuk kita terpisah
Selamanya

Chorus:
Ku tak percaya kita
Cinta tak harus memiliki
Lalu mengapa?
Hati terasa sakit

Sekeras ku berfikir
Mencari alasannya
Semakin jauh ku terluka

Adakah waktu tak berpihak
Atau memang sudah jalannya
Untuk kita terpisah
Oh…

Chorus:
Ku tak percaya kita
Terpisah karena berbeda
Ku cuma berdiri kaku hampa
Kau didakap mesra si dia
Semuanya pudar tak bermaya

Kau tinggalkanku memujamu
Ibarat suria hilang cahaya

Chorus:
(Dan kau kembali cuba merawat hati)
(Ku bingung dikau kah atau aku yang kecewa)
Meraih simpati
Apa yang mengaburi tafsiranmu
Cintaku atau batas kebebasanmu itu
Takkan ku ulangi

(Dan kau kembali cuba merawat hati)
(Ku bingung dikau kah atau aku yang kecewa)
Meraih simpati
Apa yang mengaburi tafsiranmu
(Cintaku) atau batas kebebasanmu itu
Takkan ku ulangi

p/s: Betul ker cinta harus memiliki??? Bagi aku kalau kita mencintai dan menyayangi seseorang, belum tentu kita akan memilkinya.... walau macam mana kita mengasihi atau menyayangi dia, tapi andainya telah tersurat... telah ditakdirkan dia takkan menjadi milik kita.... kita terpaksa juga melepaskan dia pergi.... walau dalam hati terasa berat untuk melepaskannya pergi... jika kita merasakan dia adalah yang terbaik untuk kita, tapi belum tentu dia merasakan kita adalah yang terbaik untuk dirinya... belum tentu dia merasakan kita adalah yang selayaknya untuk bersama dengannya.... jadi,lepaskan lah dia.... mencintai tak semestinya memiliki... menyanyangi tak semestinya akan hidup bersama.... lepaskan lah dia untuk dia mencari kebahagiaanya yang bukan dengan kita.... 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

.::Tabung nak gi Holiday::.

Leave ur name and ur blog link here, i'll visit u back.. tq =)